Aku masih ingat, saat rembulan bersinar terang dan kau ada di sampingku

Aku masih ingat, saat heningnya malam dan kau sering menemaniku

Aku masih ingat, saat tak punya tempat untuk pulang dan kau datang menjemputku

Bagiku, kau adalah hujan pengusir kemarau

Hadirmu selalu aku tunggu

Bagiku, kau adalah obat penawar sakit

Ada dirimu, aku tak merasa pahit

Aku akui, kenyataanya kini sedikit asing

Walau kita asing semoga tak menjadi usang.


#erealstory🍂


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Àku, Kopi dan Rokok, serta Senyumanmu